Tampilkan postingan dengan label nulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nulis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 November 2016

BANK SAMPAH RUKUN JAYA - JAMBANGAN SURABAYA





Manusia sebagai makhluk sosial sudah sewajarnya untuk peduli akan lingkungan, karena kita tidak hanya hidup sendiri tetapi hidup bersama dengan keanekaragaman makhluk yang ada di alam semesta dan tentunya saling membutuhkan dan saling ketergantungan.. 
Melakukan hal - hal kecil yang dimulai dari lingkungan sekitar kita, dapat berdampak dan bermanfaat besar bagi kehidupan di masa mendatang. Hal - hal kecil tersebut seperti melakukan pemilahan dan pemanfaatan sampah disekitar kita. 
Sehubungan dengan mata kuliah persampahan, para mahasiswa semester 3 Jurusan Teknik Lingkungan Universitas PGRI Adibuana Surabaya melakukan survey lokasi suatu bank sampah di Surabaya tepatnya pada Bank Sampah Rukun Jaya RT 2 RW 3 Jambangan Surabaya. Bank sampah ini berada dibawah naungan Bank Sampah pusat yang ada di Kota Surabaya, yakni Bank Sampah Bina Mandiri. 
Sekilas tentang Bank Sampah Rukun Jaya. Ceekiidoottt :D 


                        

PENGELOLAAN
                PERSAMPAHAN

“OBSERAVASI BANK SAMPAH”
RUKUN JAYA - JAMBANGAN

Oleh : Anggun Nur A (153800020)
Dosen Pembimbing : Dra.Sri Widyastuti, S.T, M.Si.
Mata Kuliah : Pengelolaan Persampahan

Jurusan Teknik Lingkungan
Universitas PGRI AdiBuana Surabaya
2016



1.      Latar Belakang
Sampah merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari manusia. Segala aktivitas manusia sehari – hari selalu menghasilkan sisa barang atapun bahan yang biasa sebut sampah ataupun limbah. Pengolahan sampah yang tidak tepat dapat menimbulkan permasalahan yang cukup berat di lingkungan. Dengan adanya perkembangan teknologi seperti saat ini, sudah banyak bermunculan usaha – usaha pengelolaan sampah. Salah satunya adalah Bank Sampah.
Bank Sampah merupakan sebuah wadah sebagai tempat untuk mengumpulkan sampah, baik sampah dengan jenis – jenis tertentu maupun segala jenis sampah. Di dalam bank sampah terdapat sebuah organisasi atau kepengurusan yang mengatur operasional jalannya sampah setiap hari.
Pada umumnya bank sampah menerima sampah – sampah kering seperti plastic, kertas, kain, besi, kaca, dll. Sampah –sampah tersebut biasanya di dapat dari nasabah sehingga para nasabah menerima upah atas penjualan sampah mereka dari bank sampah. Kemudian pihak bank sampah mulai mengelola sampah yang kemudian dijual kepada pelapak ataupun kepada bank sampah pusat.
Jadi, secara umum tujuan di dirikannya bank sampah pada kondisi saat ini adalah sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi timbunan sampah kering rumah tangga yang tidak terkendali di kalangan masyarakat, selain itu juga untuk meningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.


2.      Bank Sampah yang dikunjungi
Observasi / Survey dilakukan pada salah satu Bank Sampah yang dirasa sudah cukup bagus di Surabaya. Tepatnya di :
BANK SAMPAH RUKUN JAYA
Jl. Jambangan Sawah RT 02 RW 03
KELURAHAN JAMBANGAN – SURABAYA
No. Telp : (031)8293986
Nomor Induk : BSBM -39
BANK SAMPAH ini memiliki motto : “SALING BERBAGI”
Lokasi di area Bank Sampah Rukun Jaya
            
                                                                                   
                                  Mengisi buku tamu
 
              
3.      Latar belakang didirikannya Bank Sampah Rukun jaya – Jambangan :
Bank Sampah ini didirikan pada tahun 2012, penyebab didirikannya Bank Sampah ini merupakan slah satu rangkaian guna mendukung penilaian dalam lomba Kampung Green and Clean Se-Kota Surabaya.
Syarat mendapat poin lebih dalam perlombaan itu adalah dengan membangun bank sampah di dalam suatu RT. Sehingga masyarakat di daerah ini terdorong untuk membangun Bank Sampah, selain itu dengan adanya bank sampah di lingkungan mereka, menjadikan kampung menjadi lebih tertata perihal pengelolaan sampahnya, kampung menjadi lebih asri, dan lebih dikenal oleh pihak luar terlebih dalam dunia pendidikan lingkungan.
Informasi yang didapat dari narasumber kita yakni Ibu Takim, proses pembangunan bank sampah ini murni dari hasil swadaya dan bantuan sukarela masyarakat setempat, sehingga rasa memiliki pada bank sampah ini cukup tinggi.
Pada awal pendirian bank sampah dengan jumlah nasabah yang masih sedikit, pengurus masih menerima nasabah dari lingkungan / RT luar. Namun semakin berkembangnya bank sampah dengan jumlah nasabah 75 orang maka para nasabah dari luar RT terpaksa di stop karena dirasa terlalu banyak nasabah.
Selain itu, Bank Sampah Rukun Jaya ini juga memanfaatkan sampah untuk di daur ulang menjadi keajinan – kerajinan. Hasil dari kerajinan yang dibuat oleh para anggota / nasabah dijual kepada orang – oang yang bersedia membeli dengan harga yang ditentukan oleh pengrajinnya. Pembuatan kerajinan juga dilakukan ketika ada pelatihan dan bisa dijadikan pameran ketika ada tamu yang berkunjung.


Foto hasil kerajinan di Bank Sampah Rukun Jaya
                       

4.      Sistem menabung, setor sampah dan bunga di bank sampah
Narasumber juga menjelaskan, bahwa sistem menabung di bank sampah ini ialah para nasabah mengumpulkan sampah mereka khusunya sampah kering meliputi plastik, kertas, kardus, botol kaca, botol plastic, besi, sandal karet, dll. Sampah – sampah tersbut disetorkan oleh para nasabah yang merupakan masyaraka RT tersebut setiap satu minggu sekali yakni hari Rabu. Untuk para nasabah yang tidak bisa menyetor di hari Rabu, bisa dilakukan pengumpulan sampah dengan menaruh sampah di area bank sampah kemudian memberi label nama supaya pengurus bisa dengan mudah mendata.



Beberapa contoh foto sampah yang diterima di Bank Sampah Rukun Jaya
botol plastik keras
botol plastik berwarna
gelas plastik bening'

Masing – masing botol plastik tersebut dipisah karena memiliki harga yang berbeda - beda.

kardus, kertas, glangsing
kaleng
       

bak campur (campuran sampah kering berbagai jenis)
botol kaca
karak/nasi kering

Untuk harga sampah di atas Rp 1.000,- para pengurus menetapkan harga yang berbeda ketika membayar kepada nasabah dan menjualnya kepada Bina Mandiri. Harga yang ditetapkan tersebut digunakan sebagai jasa lelah para pengurus ketika memilah, membersihkan dan merapikan sampah dari para nasabah. Misalnya harga suatu sampah per kg adalah Rp 1500,- namun pengurus membayarkan Rp 1300,- kepada nasabah. Jadi sisa uang Rp 200,- digunakan sebagai jasa pengurus bank sampah.
Selain itu juga diadakannya iuran wajib sebesar Rp 2.000,- setiap hari Rabu ketika pengumpulan sampah. Juga diadakannya menabung sukarela bagi para nasabah.
Tujuan diadakan system yang seperti ini adalah untuk mengembangkan uang yang di dapat hasil dari hasil penjualan sampah, selain itu juga untuk membantu para nasabah yang membutuhkan pinjaman. Dengan bunga sebesar 10% selama 16 kali Angsuran dan setiap Angsuran dilakukan setiap hari Rabu dirasa tidak begitu memberatkan nasabah.
5.      Sistem pembayaran dan Pengambilan tabungan nasabah
Sistem Pembayaran sampah kepada nasabah dan Pengambilan tabungan pada Bank Sampah Rukun Jaya ini dilakukan setiap satu tahun sekali, yakni pada awal puasa dan itu atas kesepakatan bersama seluruh nasabah dan pengurus bank sampah.
Dengan tujuan uang yang didapat dari tabungan dan hasil penjualan sampah bisa dikelola untuk kebutuhan pinjaman nasabah lainnya. Selain itu, pengambilan uang yang mendekati lebaran juga bermanfaat untuk keperluan keluarga menjelang lebaran.
Namun tidak menutup kemungkinan ada nasabah yang ditengah perjalanan membutuhkan uang dan ingin mengambil uangnya tersebut, maka pihak pengurus memperbolehkan untuk uang tersebut diambil.
Hasil dari penjualan sampah para nasabah tidak selalu uang, sebagian diberikan dalam bentuk parcel lebaran ataupun diadakan rekreasi bersama untuk seluruh anggota Bank Sampah.
6.      Buku Tabungan Bank Sampah
Bank Sampah Rukun Jaya memiliki buku tabungan bagi masing – masing nasabah. Seperti pada gambar di bawah ini. Buku tabungan sukarela para nasabah di pisah dengan buku tabungan hasil penjualan sampah. Namun pada akhirnya total Rupiah masing – masing nasabah dijadikan satu.


Buku tabungan khusus bank sampah yang diberikan Bina Mandiri kepada Bank Sampah Rukun Jaya

Buku tabungan bank sampah yang ada di bank sampah Rukun Jaya
                             
Rincian tabungan bank sampah + tabungan sukarela nasabah
                              

7.      Dijual kemana kah sampah – sampah tersebut?
Setelah sampah terkumpul selama 3 – 4 minggu biasanya pada hari Rabu Pukul 14.00 WIB, sampah – sampah dari Bank Sampah Rukun Jaya di setor ke Bank Sampah Bina Mandiri. Bank Sampah Bina Mandiri adalah Bank Sampah pelopor dan merupakan Bank Sampah Terpusat. Jadi kebanyakan Bank Sampah – Bank Sampah lain juga banyak yang menyetor / menjual sampah mereka kesana. Mengapa memilih bank sampah Bina Mandiri? Karena Bank Sampah Bina Mandiri bisa merekomendasikan jika adanya suatu pelatihan ataupun beasiswa bagi angota Bank Sampah lainnya. Selain itu, Bank Sampah Rukun Jaya ini juga telah mendapatkan bantuan berupa CSR Listrik sebesar 2.500.000,- beserta alat cetak struk pembayaran listrik atas rekomendasi Bank Sampah Bina Mandiri.
bayar listrik dengan sampah
                                                  
Namun perlu diketahui, jika pada proses pengangkutan sampah dari Bank Sampah Rukun Jaya menuju Bank Sampah Bina Mandiri, timbunan sampah tidak memenuhi 1 truk maka pihak Bank Sampah yang menyetor akan kena charge. Namun untuk berapa Jumlah Rupiah Charge masih belum tahu karena selama ini Bank Sampah Rukun Jaya selalu penuh 1 truk. Namun tidak menutupkemungkinan jika ada orang luar yang ingin membeli sampah di Bank Sampah Rukun Jaya ini maka di perbolehkan dengan harga yang sama dengan harga ketka menjual ke Bank Sampah Bina Mandiri.
Informasi yang di dapat dari narasumber di lokasi, biasanya sekali pengangkutan yakni 3-4 minggu diperoleh berat sampah sebesar 500 – 800kg total dari semua jenis sampah. Dan jika diuangkan berkisar antara Rp 500.000,- – Rp 800.000,-. Jika dikalkulasikan, jumlah pendapatan bank sampah ditambah tabungan sukarela nasabah dan iuran wajib per minggu Rp 2.000,- maka jumlah saldo Bank Sampah Rukun Jaya ini bisa mencapai Rp 80.000.000 – Rp 90.000.000 (Delapan Puluh Juta Rupiah hingga Sembilan Puluh Juta Rupiah).
Kemudian setelah di setor ke Bank Sampah Bina Mandiri, sampah – sampah tersebut di beli atau dijual kepada pabrik – pabrik yang membutuhkan. Misalnya pabrik plastic, botol kaca dll. Dengan harga yang ditentukan oleh pihak Bank Sampah Bina Mandiri.

8.    Saran untuk pengelolaan bank sampah secara khusus dan sampah secara umum
Saran untuk pengelolaan Bank Sampah Rukun Jaya ialah sebaiknya memperluas lagi organisasi ini dan tidak hanya untuk wilayah 1 RT saja, karena sistematika kepengurusan dan operasionalnya sudah berjalan dengan bagus sehingga jika bank sampah ini diperluas, maka akan meningkatkan kesadaran masyarakat supaya lebih peduli terhadap sampah yang mereka hasilkan. Semoga bank sampah Rukun Jaya bisa terus berkembang dan semakin maju dan menjadi bank sampah percontohan bagi RT – RT lain sehingga menjadikan kota Surabaya menjadi kota yang peduli terhadap lingkungan.
Saran untuk pengelolaan Bank Sampah pada umumnya ialah supaya orang – orang yang sudah tergabung dalam organisasi bank sampah terlebih dari pihak pemerintah bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat kota Surabaya tentang pengelolaan pesampahan dengan menggunakan system Bank Sampah.
Sebaiknya juga dilakukan pengelolaan terhadap sampah yang dikumpulkan seperti dilakukan 3R dan tidak haya dijual ke pelapak atau di pasok ke pabrik – pabrik yang membutuhkan.
Lampiran daftar harga sampah dari Bina Mandiri untuk bank sampah Rukun Jaya
daftar harga sampah dari bank sampah bina mandiri (sumber : bank sampah bina mandiri)
Lampiran Struktur Organisasi dan Kepengurusan Bank Sampah Rukun Jaya
                                                                                                 

 
foto bersama di bank sampah rukun jaya
SEKIAN
TERIMA KASIH


































































      

Jumat, 08 April 2016

Wisata kampung Nelayan di Kota Pahlawan #BulakFest2016




Tema : Kampung Nelayan Bulak sebagai Kampung Wisata Kota Surabaya

Judul : Wisata kampung Nelayan di Kota Pahlawan

Jika anda berkunjung ke kota Surabaya untuk berlibur atau sekedar melewati kota ini, tidak ada salahnya jika anda mengunjungi perkampungan nelayan di Kecamatan Bulak, tepatnya di pesisir kota Surabaya bagian Utara. Disana mayoritas penduduknya adalah nelayan. Anda akan disuguhkan pemandangan kapal – kapal nelayan disekitar pantai Kenjeran. Dengan menikmati keindahan pesisir Surabaya di perkampungan Bulak, anda juga bisa melihat pemandangan megahnya Jembatan Suramadu dari kampung nelayan Bulak ini. 
Gambar menikmati pesisir pantai 
Dokumen Pribadi (09/04/16)

Kecantikan tersembunyi dari Pesisir Surabaya #BulakFest2016




Tema : Bulak sebagai destinasi masa depan kota Surabaya

Judul : Kecantikan tersembunyi dari Pesisir Surabaya
 
Surabaya merupakan kota besar padat penduduk yang didalamnya memliki potensi sumber daya manusia yang luar biasa. Dimana banyak dijumpai para pelajar dan mahasiswa dari Surabaya yang memiliki prestasi dengan ide – ide kreatif yang luar biasa hingga ke tingkat Nasional. Disamping Sumber daya manusia yang luar biasa, wilayah Surabaya yang merupakan salah satu kota besar di Indonesia memiliki banyak potensi wisata yang seharusnya cukup diperhitungkan. Mengapa tidak? Karena sayang sekali rasanya jika wilayah seluas Surabaya tidak dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin untuk dijadikan tempat – tempat wisata yang dapat membuat kota Surabaya menjadi lebih maju dan dikunjungi para wisatawan baik wisatawan domestic maupun mancanegara.

Sebenarnya banyak tempat – tempat di pinggiran kota Surabaya yang memiliki potensi luar biasa untuk dijadikan tempat wisata. Setelah Walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini sukses meresmikan tempat bermain yang dilengkapi dengan berbagai macam wahana permainan seru dengan fasilitas yang bermacam – macam pada tahun 2014 lalu di perbatasan Surabaya – Sidoarjo, kini Walikota Surabaya kembali membuat decak kagum para masyarakat Surabaya dengan menyulap Kecamatan Bulak menjadi sebuah perkampungan yang patut dijadikan kampung wisata kota Surabaya. 

Kecamatan Bulak merupakan kecamatan di pesisir  kota Surabaya, dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Ikan hasil tangkapan nelayan tersebut biasanya dijual di tempat pengasapan ikan Bulak. Namun kini, melalui program terbarunya yang di dukung penuh oleh warga Kecamatan Bulak, bu Risma  membangun sebuah tempat yang diberi nama Sentra Ikan Bulak (SIB) tempat ini dipergunakan khusus untuk warga Kecamatan Bulak dalam menjual ikan hasil tangkapannya. Tidak hanya ikan yang dijual disana, ada juga berbagai jenis kuliner dan kerupuk – kerupuk ikan. Nah yang tak kalah menarik, berbagai jenis kerajinan tangan dari warga Kecamatan Bulak juga bisa anda temui di Sentra Ikan Bulak (SIB) seperti kerajinan kerang – kerangan, pernak – pernik kerang, dan lain - lain.


Gambar Sentra Ikan Bulak
Sumber : Dokumen Pribadi (05/04/16)

Sabtu, 06 Februari 2016

Ibaratkan saja ...

Coba kita bercermin pada kehidupan sehari-hari. Hal yang paling mudah dan selalu kita temui di kehidupan sehari-hari. Seperti ini misalnya ..
Tentang lampu lalu lintas, ketika kita berkendara dijalan raya dan melewati lampu lalu lintas kita berharap bahwa lampu lalu lintas berubah menjadi hijau yang artinya kita bisa tetap melaju tanpa menunggu lampu merah. Ketika warna lampu berubah menjadi merah dan kita tertahan di posisi seperti itu, ada kalanya kita sedikit bergumam kesal sedangkan menunggu lampu merah itu sedikit membuang waktu bagi mereka yang tergesa-gesa entah mau kemana. Untuk lampu lalu lintas yang tidak terdapat angka penunjuk detiknya kita tidak perna tau berapa lama lampu merah itu berubah hijau dan lampu hijau tersebut berubah merah.
Saya selalu mengibaratkan lampu merah dan hijau itu merupakan kehendak Tuhan. Bagaimana tidak, kita tidak perna tau lampu itu kapan berubah warna. Semuanya misteri dan kita tak ada yang mampu menduganya. Yang kita bisa hanya berpasrah dan tetap mengemudi dalam kondisi yang konstan, apakah lampu akan tetap hijau ketika melaju atau malah secepat kilat berubah merah. Mungkin saja Allah punya rencana kenapa kita dihentikan dan kita tetap dilajukan. Bisa saja di depan sana ada kejadian buruk dan kita masih dilindungi atau bisa saja ada seseorang yang sedang membutuhkan kita sehingga jalan kita dipercepat oleh Allah.

Sedikit hikmah yang bisa saya ambil dari kejadian sehari-hari tersebut adalah pasrahkan segala sesuatunya kepada Sang Pembuat Rencana, tetap khusnudzon atas segala sesuatu, lakukan apa yang bisa kita lakukan dan tetaplah menjadi orang yang konsisten berada di jalanNya sesuai aturanNya (dalam kasus ini berarti jangan berkendara terlalu ngebut). Dan apapun hasilnya yakinlah itu yang terbaik dari Allah untukmu ;;)

Senin, 03 Agustus 2015

Sepucuk Surat di mimpi indahmu, bacalah dan kau pun akan mengerti

Teringat akan kisah lalu, kisah sepasang muda mudi yang tengah merajut kasih, merangkai harapan untuk selalu bersama membangun masa depan yang indah. namun apa daya, mereka hanya insan yang tak memiliki daya.. bertahun tahun bersama, mempertahankan segala yang ada ditengah perbedaan yang begitu nyata, keyakinan yang berbeda dan entah kenapa Kekuatan cinta yang selama ini selalu dijadikan setiap orang sebagai satu - satunya alasan yang kuat, entah kenapa kini harus pupus oleh sebuah keadaan?

 *****

     "waktu itu hujan rintik - rintik, kita berteduh dibaawah atapnya"
Ingatkah engkau tentang sebait lirik lagu itu?  seperti biasa, dihari minggu yang cerah engkau senantiasa menemani aku didalam doaku yang panjang. kupanjatkan segalanya kepada Tuhanku, aku bercerita segalaya tentang dirimu.. betapa bahagianya aku, betapa berubahnya hidupku semenjak pertemuan kita dipersimpangan gerbang sekolah 10 tahun silam.
Kehangatan keluarga yang selama ini jarang aku dapatkan dirumah, yang saat itu aku dapatkan dari keluargamu. Mereka sangat baik, lebih dari itu.. terimakasih untuk segalanya :")

     Ingatkah engkau di detik - detik terakhir kelulusan kita, engkau berangan - angan menjadi orang sukses, yang kelak akan membahagiakan aku. engkau meyakinkan aku, seyakin yakinnya. Ah indah sekaliiii, meskipun waktu itu kita hanya sebatas remaja labil dan sama sekali belum dewasa. 

     Bertahun - tahun kita bersama diatas perbedaan itu. Entah apa yang membuatmu bertahan untuk aku, padahal diluar sana banyak gadis - gadis lain yang lebih baik, yang satu kepercayaan denganmu, kenapa engkau malah memlihku? entahlah .. aku pun demikian, lebih memilihku ketimbang pria - pria itu, pria - pria yang juga sedang memanjatkan doa - doa bersamaku disetiap hari minggu pagi. sedangkan engkau, engkau senantiasa menungguiku hingga selesai.. duduk dipojokan bangku beton dibawah rindangnya pohon cemara, diuar sudut bangunan tua gereja ini.

     Aku masih mengenangnya, ketika aku mulai lemah diatas ranjang rumah sakit, berbulan - bulan aku terkapar tak berdaya, kalah oleh sebuah penyakit yang datangnya begitu tiba - tiba bagiku, rambutku rontok oleh kemotherapy. Aku botak, bahkan gundul. Aku sudah tak cantik lagi, bentuk badanku sudah tak semenarik waktu sekolah dulu. Namun apa??? engkau masih tetap ada disampingku, menemaniku di rumah sakit sepulang kerjamu, meskipun harus sembunyi - sembunyi dari beberapa pasang sorot mata keluargaku yang tak perna mau menerimamu sejak awal ku perkenalkan engkau dulu, ingat kan? :') selalu itu yang engkau lakukan hmm, menungguiku hingga larut, lalu pulang malam dengan segala penatmu dan keesokan harinya kerja lalu menemuiku lagi dan seperti itu selama 3bulan. 

     Sungguh tak perna kutemui pria sepertimu, bahkan telah kukatakan bahwa kau harus mencari perempuan lain  karena aku memang sudah tak secantik dulu. Dan satu lagi hal yang paling menyayat hatiku, membuat piluuu tak berkesudahan, ketika usia ku masih baru menginjak angka 20tahun dan dokter mengatakan bahwa rahimku harus segera diangkat karena sebuah hal yang tak perna kuduga sebelumnya terjadi pada rahimku. Seketika hancur tak bersisa harapan - harapanku, sungguh pupus semuanya, apakah aku mampu kelak membahagiakanmu? sungguh sedih tak terhingga hingga kini ketika aku mengenang masa - masa sulit itu bersamamu. 

      Dan masih kutemui ketulusan  yang begitu suci didalam hatimu, engkau masih setia menemani. Yah, engkau menerima segala kekuaranganku ini. Sungguh saat itu aku menjadi perempuan yang sangat luar biasanya beruntung karena memilikimu ..

     Kini, setahun setelahnya ketika aku kembali sehat, menjalani kehidupanku dengan normal. Meskipun kemana - mana harus memakai wig untuk menutupi rambutku yang sepenunhnya belum tumbuh ini ..
dan selalu aku ingat kalimat - kalimat indahmu yang selalu berujar bahwa aku cantik,  selalu cantik, tetap aku yang tercantik hihi.

     Selang beberapa tahun setelah itu, ketika kamu telah menjelma menjadi pria dewasa, bukan lagi remaja tanggung seperti yang kukenal 10 tahun silam.. Engkau memintaku, memintaku untuk menemanimu menjalani hidup ini. Aisshhhh sungguh tak kuduga akan secepat ini engkau mengatakannya. 

     Namun, ada satu masalah besar yang kita hadapi setelah ini. Apakah engkau mengingatnya darl?
Kita sempat bersiteru tentang ini, karena sungguh tak perna terfikirkan untuk aku berpindah keyakinan dan mengikuti keyakinanmu. Aku tau kelak aku akan menjadi istrimu dan memang sepatutnya aku harus mengikutimu, namun aku pun tak pernah berfikir untuk menghianati kepercayaanku. Sungguh waktu itu keluargaku menentang dan sempat terbesit di fikiranku untuk kawin lari bersamamu haha konyol sekali aku kala itu. 

     Dan inilah yang tak kan pernah aku lupakan seumur hidupku, aku yakin bahwa engkau pasti mengingat tentang ini. Sungguh aku yakin!!! karena yang paling menyakitkan dari ini semua, kebersamaan indah kita yang begitu lama dan nggak singkat itu harus berhenti ditengah jalan karena perbedaan yang sungguh menyakitkan ini. Namun tak perna kusesali kebersamaan kita selama bertahun - tahun kala itu.

     Kenangan bersamamu selalu aku simpan, mungkin hingga nanti aku keriput dan menua, kupastikan engkau pun juga demikian. menyimpan namaku, beserta kisah dan kenangan kita di dalam ruang dihatimu yang hanya engkau dan Tuhanmu yang tau. Bisa kupastikan itu, aku yakin ..

***
     Kutulis kisah ini dalam diamku, ketika 2 hari lalu kutemui dirimu sedang berlarian mengejar seorang gadis kecil sebaya dengan jagoan kecilku. Gadismu memiliki senyum yang manis, sorot mata yang tajam namun indah, mewarisi sorot matamu. Tahukah engkau, sontak ketika aku melihatmu serasa otakku kosong, aku berdiri tak berdaya ditempatku ditengah - tengah hamparan rumput taman itu. Taman yang dulu selalu kita kunjungi sepulang aku berdoa dari gereja. 

     Kini hidupku pun telah bahagia, menemukan penggantimu memang tidaklah mudah. Namun setidaknya, aku harus bangkit dan melanjutkan hidupku. Dan ketika aku menemukan dirimu dalam bahagia seperti 2hari yang lalu, aku merasa lebih tenang dalam menjalani hidupku.

    Jika memang kita tidak ditakdirkan bersama, semoga Tuhan punya rencana indah untuk anak - anak kita. Siapa tau mereka berjodoh hihi. dan tak kan kuulangi kesalahan kita dulu, tak kan kuulangi kesalahan keluargaku yang dulu.

     Terimakasih telah mendengarkan ku berceloteh dalam mimpi, dalam keheningan malam, dan dalam ketidaksadaran raga ini, aku yakin ikatan batin kita masih kuat. aku yakin engkau pasti meraasa pula apa yang sedang aku rasa saat ini. Namun, tetaplah berbahagia dengan keluarga kecilmu ya^^ 
 

Dariku, bagian masalalu mu. Peluk cium seperti 10tahun yang lalu.
Selamat membaca surat ini didalam mimpi. Selamat bermimpi indah. 
Selamat malam :"

Senin, 29 Juni 2015

Rasa dalam Diam





Masih seperti kala itu ..
Kala ku hanya mampu memujamu dalam hati, menyimpanmu dalam memori,
Membawa mu masuk kedalam mimpi setiap hari, 
Membuatku tiap hari menungguimu. Menunggumu? Haha hanya menunggu dalam mimpi. Itupun sudah sangat bahagia bagiku :”
Diam ini begitu memilukan, seesungguhnya aku benci. Aku benci akan kebodohan sikapku. Namun aku bisa apa? Menyapamu? Mengajakmu bicara? Mengajak mu tertawa? Haha aku tak seagresif itu!
Memandangmu barang sedetik saja sudah mampu membuat wajahku bersemu merah, mengacaukan semua akalku, dan membuat detak jantung berdegup kencaaang hingga aku takut engkau mendengarnya :’3

Yah seandainya saja engkau tau, engkau menempati ruang berharga di dalam hati ini. Masih sama seperti sekiaan tahun yang lalu. Menyimpan namamu, dan meletakkannya bgitu rapi disebuah ruang indah di hati ini. Engkau tetap juaranya ..

Sewindu yang lalu tepatnya..
Bahkan masih begitu jelas di dalam ingatanku, tentang tatapan sepasang mata indah. tatapan mata yang mampu membeku kan rasa hingga detik ini. Senyum manis yang membuatku selalu menggilai. 

Oh Tuhan, gadis sekecil itu telah merasakan jatuh cinta? Haha mungkin cinta monyet. Namun, kini rasa itu masih tetap utuh, rasa itu sudah mengembang, membumbung tinggi, tentunya hingga detik ini. Dan bisa dipastikan itu bukan sekedar cinta monyet seorang gadis kecil. 

Lalu, bagaimana bisa membuatmu tau bahwa aku begitu mengharapkanmu?
Menyelipkan doa setiap hari kepada Tuhan?
Meminta angin menyampaikannya kepadamu lewat sejuknya angin di penghujung shubuh ?
Atau menitipkan pesan kepada burung agar mengatakannya kepadamu?
Ah entahlah..biarlah.. biarlah  rasa dalam diam ini cukup aku yang merasa. Tak sepatutnya engkau tau, cukup ku nikmati dalam diamku. Dalam diam yang begitu memilukan. 

Semoga hidupmu senatiasa bahagia…
Dari gadis kecil pemilik cinta yang bukan sekedar cinta monyet ;;)



*****

Senin, 29 September 2014

kita dibelakang dia

Terimakasih untuk kalian yang mau berbagi rasa denganku, berbasih kisah, berbagi duka, berbagi suka. hingga membuatku merasa bahwa hadirku begitu berguna untukmu, untuk kalian. Hingga tercipta untaian kata indah, ini bukan darimu untukku tapi darimu dan untukmu wahai sahabat yang menginspirasi ..

tentang cinta yang ku tak tahu dimana dia harus berlabuh
tentang hati yang ku tak tahu dimana dia harus memilih
tentang perasaan yang ku tak tahu dimana dia harus bertahan
dan tentang kita yang aku tak pernah tau bagaimana ujung dan akhirnya
tentang aku kamu dan dia ..