Jumat, 08 April 2016

Wisata kampung Nelayan di Kota Pahlawan #BulakFest2016




Tema : Kampung Nelayan Bulak sebagai Kampung Wisata Kota Surabaya

Judul : Wisata kampung Nelayan di Kota Pahlawan

Jika anda berkunjung ke kota Surabaya untuk berlibur atau sekedar melewati kota ini, tidak ada salahnya jika anda mengunjungi perkampungan nelayan di Kecamatan Bulak, tepatnya di pesisir kota Surabaya bagian Utara. Disana mayoritas penduduknya adalah nelayan. Anda akan disuguhkan pemandangan kapal – kapal nelayan disekitar pantai Kenjeran. Dengan menikmati keindahan pesisir Surabaya di perkampungan Bulak, anda juga bisa melihat pemandangan megahnya Jembatan Suramadu dari kampung nelayan Bulak ini. 
Gambar menikmati pesisir pantai 
Dokumen Pribadi (09/04/16)

Kecantikan tersembunyi dari Pesisir Surabaya #BulakFest2016




Tema : Bulak sebagai destinasi masa depan kota Surabaya

Judul : Kecantikan tersembunyi dari Pesisir Surabaya
 
Surabaya merupakan kota besar padat penduduk yang didalamnya memliki potensi sumber daya manusia yang luar biasa. Dimana banyak dijumpai para pelajar dan mahasiswa dari Surabaya yang memiliki prestasi dengan ide – ide kreatif yang luar biasa hingga ke tingkat Nasional. Disamping Sumber daya manusia yang luar biasa, wilayah Surabaya yang merupakan salah satu kota besar di Indonesia memiliki banyak potensi wisata yang seharusnya cukup diperhitungkan. Mengapa tidak? Karena sayang sekali rasanya jika wilayah seluas Surabaya tidak dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin untuk dijadikan tempat – tempat wisata yang dapat membuat kota Surabaya menjadi lebih maju dan dikunjungi para wisatawan baik wisatawan domestic maupun mancanegara.

Sebenarnya banyak tempat – tempat di pinggiran kota Surabaya yang memiliki potensi luar biasa untuk dijadikan tempat wisata. Setelah Walikota Surabaya Ibu Tri Rismaharini sukses meresmikan tempat bermain yang dilengkapi dengan berbagai macam wahana permainan seru dengan fasilitas yang bermacam – macam pada tahun 2014 lalu di perbatasan Surabaya – Sidoarjo, kini Walikota Surabaya kembali membuat decak kagum para masyarakat Surabaya dengan menyulap Kecamatan Bulak menjadi sebuah perkampungan yang patut dijadikan kampung wisata kota Surabaya. 

Kecamatan Bulak merupakan kecamatan di pesisir  kota Surabaya, dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Ikan hasil tangkapan nelayan tersebut biasanya dijual di tempat pengasapan ikan Bulak. Namun kini, melalui program terbarunya yang di dukung penuh oleh warga Kecamatan Bulak, bu Risma  membangun sebuah tempat yang diberi nama Sentra Ikan Bulak (SIB) tempat ini dipergunakan khusus untuk warga Kecamatan Bulak dalam menjual ikan hasil tangkapannya. Tidak hanya ikan yang dijual disana, ada juga berbagai jenis kuliner dan kerupuk – kerupuk ikan. Nah yang tak kalah menarik, berbagai jenis kerajinan tangan dari warga Kecamatan Bulak juga bisa anda temui di Sentra Ikan Bulak (SIB) seperti kerajinan kerang – kerangan, pernak – pernik kerang, dan lain - lain.


Gambar Sentra Ikan Bulak
Sumber : Dokumen Pribadi (05/04/16)

Sabtu, 19 Maret 2016

DAUN SALAM DAN LIMBAH KULIT JERUK SEBAGAI PENGHILANG PLAK PADA GIGI



DAUN SALAM DAN LIMBAH KULIT JERUK SEBAGAI PENGHILANG PLAK PADA GIGI




Disusun oleh :
ANGGUN NUR ANGRAENI 153800020

MAHASISWA PRODI TEKNIK LINGKUNGAN 2015
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA
SURABAYA


Alamat :
Jl. Donorejo 3/21-A Surabaya
FT Kampus Menanggal XII Surabaya

ABSTRAK
Plak pada gigi merupakan suatu lapisan tipis yang diakibatkan oleh mikroorganisme, sisa makanan dan bahan organik yang terselip di sela-sela gigi. yang terselip di sela-sela gigi, kadang-kadang juga banyak ditemukan pada gusi ataupun lidah. Plak adalah bakteri atau kotoran yang menempel dan hidup di dalam rongga mulut pada gigi. Pada awalnya plak ini biasa berwarna kuning, kemudian lama-kelamaan jika dibiarkan begitu lama akan mengeras dan menghitam, hingga seperti batu karang membentuk gugusan karang dan tak dapat dihilangkan hanya dengan sekedar menggosok gigi. Plak gigi yang umumnya terjadi di masyarakat ternyata dapat diobati menggunakan bahan – bahan alam yang ampuh dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Bahan – bahan alam tersebut yakni suatu limbah dari kulit buah, yaitu kulit jeruk dan daun salam. Kedua bahan ini di campur untuk dijadikan sebuah obat penghilang plak pada gigi manusia. Proses percobaan yang relatif mudah dan tidak membutuhkan banyak biaya ini seharusnya mampu mendorong minat masyarakat untuk memanfaatkan limbah yang selama ini hanya dibuang begitu saja, mengingat banyak sekali kandungan – kandungan gizi dari bahan – bahan alam yang belum kita ketahui.
Kata kunci : plak, limbah, dan kandungan gizi


Sabtu, 06 Februari 2016

Ibaratkan saja ...

Coba kita bercermin pada kehidupan sehari-hari. Hal yang paling mudah dan selalu kita temui di kehidupan sehari-hari. Seperti ini misalnya ..
Tentang lampu lalu lintas, ketika kita berkendara dijalan raya dan melewati lampu lalu lintas kita berharap bahwa lampu lalu lintas berubah menjadi hijau yang artinya kita bisa tetap melaju tanpa menunggu lampu merah. Ketika warna lampu berubah menjadi merah dan kita tertahan di posisi seperti itu, ada kalanya kita sedikit bergumam kesal sedangkan menunggu lampu merah itu sedikit membuang waktu bagi mereka yang tergesa-gesa entah mau kemana. Untuk lampu lalu lintas yang tidak terdapat angka penunjuk detiknya kita tidak perna tau berapa lama lampu merah itu berubah hijau dan lampu hijau tersebut berubah merah.
Saya selalu mengibaratkan lampu merah dan hijau itu merupakan kehendak Tuhan. Bagaimana tidak, kita tidak perna tau lampu itu kapan berubah warna. Semuanya misteri dan kita tak ada yang mampu menduganya. Yang kita bisa hanya berpasrah dan tetap mengemudi dalam kondisi yang konstan, apakah lampu akan tetap hijau ketika melaju atau malah secepat kilat berubah merah. Mungkin saja Allah punya rencana kenapa kita dihentikan dan kita tetap dilajukan. Bisa saja di depan sana ada kejadian buruk dan kita masih dilindungi atau bisa saja ada seseorang yang sedang membutuhkan kita sehingga jalan kita dipercepat oleh Allah.

Sedikit hikmah yang bisa saya ambil dari kejadian sehari-hari tersebut adalah pasrahkan segala sesuatunya kepada Sang Pembuat Rencana, tetap khusnudzon atas segala sesuatu, lakukan apa yang bisa kita lakukan dan tetaplah menjadi orang yang konsisten berada di jalanNya sesuai aturanNya (dalam kasus ini berarti jangan berkendara terlalu ngebut). Dan apapun hasilnya yakinlah itu yang terbaik dari Allah untukmu ;;)

Minggu, 13 September 2015

MABA UNIPA 2015 yeeeee

Bismillah jadi MABA ;;)

Go go go la la la ye ye ye
SEMANGAT PAGI YES YES YES !!!
Akhirnya terwujud juga impian yang sejak dulu cuma bisa mengambang 5 senti di depan dahi, eh sekarang sudah terwujud. Thanks to Allah :)

Kerja sambil kuliah, otomatis menambah kegiatan, menambah kesibukan, menambah beban dan pastinya menambah taggung jawab dong ya. berangkat pagiiii pulangnya malammm. Brrrrr jadwal dari hari Senin - Jumat padat merayap. Tapi kalo sudah diniati drari hati InshaAllah bakal lancar. Semoga Allah SWT memberi jalanNYA selalu. Amin :)